HALLO JABAR – Polres Bogor pertemukan Bayi yang menjadi korban penjual ayah sejuta anak dengan ibu kandungnya di Mako Polres Bogor pada Kamis, 6 Oktober 2022.

Pertemuan anak dengan ibu kandungnya tersebut di fasilitasi oleh Polres Bogor yang melakukan penjemputan kepada anak dan orang tua angkat di wilayah Lampung.

Suasana momen pertemuan ibu kandung dan anaknya tersebut pun terasa sangat haru, saat isak tangis orang tua kandung bayi itu dapat memeluk anaknya dan dapat dipertemukan oleh orang tua angkatnya.

Kapolres Bogor AKBP Dr. Iman Imanuddin S.H., S.I.K., M.H mengatakan Satreskrim Polres Bogor telah melakukan penjemputan terhadap anak yang menjadi korban dari tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan ibu kandung dari bayi tersebut untuk kita pertemuan.

“Alhamdulillah hari ini kita dapat temukan orang tua anak tersebut dengan orang tua kandungnya,” kata AKBP Iman Imanuddin.

“Kami terus melakukan penyidikan terkait kasus ini, keselamatan maupun kondisi anak hingga saat ini dalam keadaan baik, sudah kita lakukan pemeriksaan kesehatan di Klinik Polres Bogor.”

Ibu kandung dari bayi ini mengatakan bahwa dirinya tidak merasa keberatan apabila anaknya tersebut diadopsi asalkan melalui proses hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

Jadi awalnya orang tua kandung bayi tersebut percaya dengan yayasan ayah sejuta anak ini karena di iming-imingi oleh Pelaku SH (32).

Bahwa bayi yang dititipkan kepadanya akan dirawat dengan baik dan kebutuhannya akan di penuhi.

Namun pada kenyataannya korban pada saat melakukan persalinan pun di tinggal sendirian di rumah sakit, dan yang bersangkutan tidak di beritahu keberadaan anaknya tersebut.

Saat keluarga korban mencoba menghubungi pelaku SH dirinya selalu diteror dan dikucilkan.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Hallo Media Network, semoga bermanfaat.

Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.