HALLOJABAR.COM – Media POV Indonesia yang dibawah pimpinan Wido Yutrusno adakan workshop jurnalistik bagi kaum millenial yang diantaranya dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum dan Politik (STHIP) Pelopor Bangsa, anggota gerakan pramuka Kwarcab Kabupaten Bogor, dan Para Pemimpin Redaksi (Pemred). Kegiatan berlangsung di Auditorium Villa Tjokro, Cisarua, Kabupaten Bogor, Senin (04/12/23).

Wido mengatakan, jika Workshop Jurnalistik ini mengusung dua tema. Tema pertama, yaitu peran generasi milenial sebagai kader jurnalis di Era Society 5.0.

Ia menjelaskan, sengaja pihaknya mengangkat tema tersebut, agar generasi muda Indonesia bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan bisa menjadi kader jurnalis di era society 5.0.

“Di era Society 5.0, kader jurnalis memiliki peran krusial dalam menyampaikan informasi yang akurat, relevan, dan berdampak positif pada masyarakat,” kata Wido.

Menurutnya, mereka (Peserta) di era saat ini sangat perlu memahami teknologi terkini, seperti kecerdasan buatan dan analisis data, untuk menyajikan berita secara inovatif dan mendalam.

“Etika jurnalistik dan keahlian menyaring informasi juga tetap menjadi aspek penting dalam menghadapi tantangan disinformasi di era digital,” jelasnya.

Lebih lanjut Wido memaparkan, tema kedua yang di angkat karena bertepatan dengan Pemilu 2024 nanti, yakni “Peran Pers Nasional Dalam Mendukung Terciptanya Pemilu Damai”.

Baginya, pers nasional memiliki peran penting dalam mendukung terciptanya Pemilu Damai 2024. Melalui liputan yang objektif, mendidik pemilih, dan mempromosikan dialog antar partai.

“Dan pers, harus dapat membantu menciptakan atmosfer yang kondusif untuk proses demokratis lima tahunan yang aman dan damai,” tukasnya.

Tampak para peserta dari Gen dan Kaum Millenial tersebut antusias mengikuti workshop tersebut.***

Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.