Awas area antara Kilometer 92 hingga Kilometer 100 di Tol Cipularang rawan kecelakaan

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 10 Februari 2025 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hallojabar.Ternyata ada beberapa titik di Tol Cipularang masuk kategori black spot atau lokasi rawan kecelakaan.

Dari data yang diterima,area antara Kilometer 92 hingga Kilometer 100 di Tol Cipularang dianggap rawan karena karakteristik jalan yang cukup menantang.

Diantaranya di Km 93 hingga 96, arah Jakarta di situ ada kontur jalannya turun, ada berbelok dan bila hujan licin.

Begitupula arah Bandung juga rawan di km 93 hingga km 100.

Selain juga keberadaan jembatan dengan permukaan yang sedikit melompat sebagai salah satu penyebab utama kecelakan.

Melihat ada beberapa titik rawan di tol cipularang, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Brigjen Pol Agus Suryonugroho, menyiapkan beberapa antisipasi agar tidak kecelakaan. ” Kami harus bekerjasama dengan pihak pengelola jalan tol,”ujar Brigjen Pol Agus Suryonugroho

Perusahaan pengelola tol ini telah memasang tiga Jalur Penyelamat Darurat (JPD) pada titik-titik tertentu, yakni di Kilometer 91, 92, dan 116 yang semuanya mengarah ke Jakarta.

Pemasangan jalur penyelamat darurat ini didasarkan pada kondisi jalan yang memiliki turunan curam di beberapa titik black spot.

Menurut Brigjen Pol Agus Suryonugroho, dengan bersinergi ini cepat memberikan informasi bagi pengguna jalan tol cipularang dan rasa aman saat mengendara kendaraannya.

Dibangun Tahun 2005

Jalan Tol Cipularang, akronim dari Jalan Tol Cikampek–Purwakarta–Padalarang, adalah jalan tol di Indonesia yang menghubungkan Kecamatan Cikampek di Kabupaten Karawang dan Kecamatan Padalarang di Kabupaten Bandung Barat.

Jalan Tol ini melintasi Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, dan Kabupaten Bandung Barat. Jalan tol ini selesai dibangun pada akhir April 2005.

Melalui tol ini, jarak Jakarta-Bandung hanya membutuhkan waktu 2 jam 30 menit (jika tidak macet) dan dihitung dari Cawang. Jalan tol ini merupakan bagian dari Jalan Tol Purbaleunyi (90 km).(dr)

Berita Terkait

SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup
Citarum Memanggil: Refleksi Sungai Kehidupan di Jantung Jawa Barat
Menggali Kembali Legenda Sangkuriang: Cermin Budaya dan Adaptasi Zaman
Jaipong: Getaran Pesona Gerak Dinamis Kebanggaan Tanah Pasundan
Tari Jaipong: Semangat Kontemporer dari Akar Tradisi Sunda
Hutan Lindung Ciremai: Jantung Hijau yang Terluka dan Harapan Baru
Mengunjungi Citarum 2026: Dari Sungai Paling Tercemar Menuju Kehidupan Baru
Pesona Alam Lestari: Menjelajahi Hutan Lindung Ciremai yang Penuh Kejutan
Berita ini 59 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:59 WIB

SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Citarum Memanggil: Refleksi Sungai Kehidupan di Jantung Jawa Barat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:02 WIB

Menggali Kembali Legenda Sangkuriang: Cermin Budaya dan Adaptasi Zaman

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Jaipong: Getaran Pesona Gerak Dinamis Kebanggaan Tanah Pasundan

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Tari Jaipong: Semangat Kontemporer dari Akar Tradisi Sunda

Berita Terbaru