33 Kepala Keluarga terdampak akibat pergeseran tanah di Tasikamalaya.

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 13 Februari 2025 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HalloJabar.Bencana alam berupa pergeseran tanah yang terjadi Kampung Margamulya, Desa Cikondang Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya Rabu malam, 13 Februari 2025 membawa korban.

Sebanyak 33 Kepala Keluarga (KK) terdampak, dengan dua RT menjadi wilayah terparah.

Camat Cineam Amir Sudyana membenarkan musibah yang melanda warganya itu.

Pihaknya mengaku sudah melakukan langkah penanganan, meski baru sebatas upaya-upaya antisipasi. “Kami melakukan antisipasi agar korban atau yang terdampak tidak bertambah lagi,” ujar Amir Sudyana.

Sementara itu Tim gabungan yang terdiri dari Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jawa Barat, BPBD, Polsek Cineam, Polres Tasikmalaya Kota, dan pemerintah setempat yang dipimpin oleh Kompol Fajar Cahyono, Komandan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jabar bergerak melakukan pengecekan dan koordinasi penanganan.

“Kita memantau terus dan menjaga warga agar tetap tenang dan tetap memberi bantuan kepada warga terdampak.,” ujar Kompol Fajar Cahyono.

Saat ini pihak yang berwenang meminta mengikuti cara antipasi jika terjadi lagi kejadian tersebut serta warga tetap tenang dan waspada.(dr)

Berita Terkait

Lirikan Mata Jaipongan: Menari Melawan Zaman, Melestarikan Identitas Sunda
BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik
Menggali Kembali Naskah Kuno Sangkuriang: Sebuah Kisah Abadi yang Relevan
Pangandaran: Magnet Bahari yang Tak Lekang Diterpa Waktu
Pangandaran: Magnet Abadi di Pesisir Selatan Jawa Barat
Pesona Abadi Hutan Lindung Ciremai: Napak Tilas Konservasi dan Kearifan Lokal
Lutung Kasarung: Kisah Klasik yang Tetap Relevan di Era Digital
Jejak Kemegahan Pajajaran: Sejarah Kerajaan Sunda yang Terlupakan
Berita ini 146 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Lirikan Mata Jaipongan: Menari Melawan Zaman, Melestarikan Identitas Sunda

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik

Senin, 28 September 2026 - 07:02 WIB

Menggali Kembali Naskah Kuno Sangkuriang: Sebuah Kisah Abadi yang Relevan

Kamis, 17 September 2026 - 07:00 WIB

Pangandaran: Magnet Bahari yang Tak Lekang Diterpa Waktu

Minggu, 13 September 2026 - 07:01 WIB

Pangandaran: Magnet Abadi di Pesisir Selatan Jawa Barat

Berita Terbaru