Proyek Eiger Camp di lereng Tangkuban Parahu Lembang Disegel.

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 2 April 2025 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HalloJabar.Proyek pembanguan wisata Eiger Camp di lereng Gunung Tangkuban perahi akhirnya disegel pihak Satuan Polisi Pamong Praja beberapa waktu lalu.

Petugas melakukan penyegelan lokasi proyek wisata disegel dengan memasang garis Satpol PP Line agar kegiatan pembangunan ini dihentikan sementara.

Menurut PPNS Satpol PP Jawa Barat, penyegelan itu instruksi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi . Sebelumnya Gubernur Dedi Mulyadi sempat meninjau lokasi tersebut.

Dalan kunjungan tersebut Dedi Mulyadi menyebutkan pihaknya sedang berdiskusi dengan pihak Eiger sebagai yang memiliki proyek serta Pemkab Bandung Barat sebagai pemberi izin dan proyek Eiger tersebut perlu untuk dikaji ulang.Karena bila terjadi longsor akan merugikan semua pihak.

Menurut Dedi Mulyadi , kegiatan ini membahayakan masyarakat dibawahnya , karena area ini tidak lagi menjadi area resapan.

Dokumen lengkap

Sementara itu Jemy Septiadi selaku perwakilan PT Mitra Reka Buana menyebutkan dokemen pembangunan tempat wisata di lereng Gunung Tangkupan Perahu sudah lengkap bahkan proyek tersebut sudah sesuai dengan SOP yang ditentukan Pemkab Bandung Barat.

Dan juga sudah mematuhi Koefisiensi Dasar Bangunan juga hanya 2 persen dari seluruh total izin lahan yang dititipkan ke Eiger.

“Semua perizinan dari pemerintah setempat sudah komplit dan tidak melanggar aturan sedikit pun.” ujar Jemy

Sebelumnya, proyek wisata Eiger Camp viral di media sosial usai tertangkap kamera pesawat drone melakukan pembukaan lahan berkala besar di lereng Gunung Tangkuban Parahu. (dr)

Berita Terkait

Lirikan Mata Jaipongan: Menari Melawan Zaman, Melestarikan Identitas Sunda
BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik
Menggali Kembali Naskah Kuno Sangkuriang: Sebuah Kisah Abadi yang Relevan
Pangandaran: Magnet Bahari yang Tak Lekang Diterpa Waktu
Pangandaran: Magnet Abadi di Pesisir Selatan Jawa Barat
Pesona Abadi Hutan Lindung Ciremai: Napak Tilas Konservasi dan Kearifan Lokal
Lutung Kasarung: Kisah Klasik yang Tetap Relevan di Era Digital
Jejak Kemegahan Pajajaran: Sejarah Kerajaan Sunda yang Terlupakan
Berita ini 74 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Lirikan Mata Jaipongan: Menari Melawan Zaman, Melestarikan Identitas Sunda

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik

Senin, 28 September 2026 - 07:02 WIB

Menggali Kembali Naskah Kuno Sangkuriang: Sebuah Kisah Abadi yang Relevan

Kamis, 17 September 2026 - 07:00 WIB

Pangandaran: Magnet Bahari yang Tak Lekang Diterpa Waktu

Minggu, 13 September 2026 - 07:01 WIB

Pangandaran: Magnet Abadi di Pesisir Selatan Jawa Barat

Berita Terbaru