SUMEDANG – Pasar Tanjungsari Kabupaten Sumedang tidak luput dari berbagai permasalahan, seperti sampah, penataan infrastruktur, dan perparkiran.
Kepala UPTD Pasar Tanjungsari, Mohamad Nasir, SE., menekankan pentingnya kolaborasi antar instansi terkait, untuk mengatasi masalah ini.
Terutama, katanya, Dinas Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perhubungan untuk mengatasi masalah lalulintas dan perparkiran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu tadi, imbuh M.Natsir, pengelolaan pasar membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pedagang, mungkin melalui Ikwapa.
Pihak UPTD Pasar Tanjungsari berkomitmen menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban pasar, serta menampung aspirasi masyarakat.
Edi, Ketua Umum Solidaritas Insan Media dan Penulis (Simpe) menambahkan bahwa revitalisasi pasar tradisional perlu dilakukan secara menyeluruh.
Baca Juga:
Jaipong: Ketika Tubuh Berbicara, Jati Diri Sunda Menggema
Jamu Tak Sekadar Tradisi: Revitalisasi Eliksir Nusantara untuk Gaya Hidup Modern
Dalam arti, menyeliruh meliputi ketersediaan infrastruktur, SDM dan sistem pengelolaan. Ia juga menyarankan agar kewenangan antar instansi diperjelas.
” Hal itu, untuk menghindari adanya tumpang tindih kewenangan dan memastikan pengelolaan yang lebih maksimal, ” ungkapnya.
Ketua Umum Simpe juga menyarankan agar Konsep revitalisasi, tetap harus memperhatikan aspek kemacetan dan kebersihan lingkungan sekitar pasar.
( Dody Nsh ) ***
Baca Juga:
ZEEKR, TPM Automotive, dan SINEXCEL Resmikan Stasiun Pengisian Daya Megawatt Tercepat di Thailand
Armada HD1500 Otonom Hasil Retrofit Mulai Beroperasi pada Sif Siang di Australia Barat







