‎DPRD Majalengka Gaungkan Kolaborasi Pajak dan Pariwisata untuk Ekonomi Daerah

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 13 Oktober 2025 - 23:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎MAJALENGKA – Komisi II DPRD Kabupaten Majalengka menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah. Upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dinilai tidak bisa hanya bertumpu pada penerimaan pajak dan retribusi, melainkan juga harus diimbangi dengan pengembangan sektor pariwisata dan partisipasi aktif masyarakat.

‎Anggota Komisi II DPRD Majalengka, Iif Rivaldi, mengatakan pihaknya kini gencar melakukan sosialisasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) ke sejumlah kecamatan dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk BPR Bank dan Kejaksaan. Langkah ini tidak hanya bertujuan menekan potensi kebocoran pajak, tetapi juga membangun kesadaran pelaku usaha tentang pentingnya kontribusi mereka terhadap pembangunan.

‎“Pajak daerah ini bukan beban, tapi bagian dari tanggung jawab bersama untuk membangun Majalengka. Kita turun langsung ke lapangan agar para pelaku usaha memahami bahwa pajak restoran, hotel, dan hiburan sejatinya dibebankan ke konsumen, bukan pemilik usaha,” jelasnya, Senin (13/10/2025).

‎Menurut Iif, kegiatan sosialisasi ini mencakup delapan titik strategis yang mewakili 26 kecamatan. Ia berharap melalui pendekatan langsung, dunia usaha dapat semakin terbuka terhadap mekanisme pajak daerah yang transparan dan berkeadilan.

‎Namun, Iif menekankan bahwa peningkatan PAD bukan hanya soal angka, melainkan bagian dari strategi besar membangun kemandirian ekonomi daerah. Salah satu potensi besar yang belum tergarap optimal, katanya, adalah sektor pariwisata.

‎“Majalengka punya potensi luar biasa, dari kawasan Situ Sangiang, Situ Cipendeuy, hingga Terasering Panyaweuyan. Kita juga punya Bandara Kertajati dan akses tol yang strategis. Sekarang tinggal bagaimana pemerintah, masyarakat, dan pelaku wisata bisa bersinergi agar Majalengka makin dikenal,” ungkapnya.

‎Selain itu, Iif juga menyoroti pentingnya sinergitas antar-OPD dalam menjalankan program pembangunan. Ia menilai koordinasi yang kuat antarlembaga akan mempercepat realisasi program dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

‎“Banyak permasalahan tidak bisa diselesaikan satu OPD saja. Harus ada kerja sama yang erat supaya kebijakan pemerintah benar-benar terasa manfaatnya,” ujarnya.

‎Dikenal dekat dengan berbagai komunitas, Iif juga mendorong agar pemerintah lebih aktif hadir di tengah kegiatan masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan sosial dan kebudayaan lokal.

‎“Banyak komunitas di Majalengka yang berkegiatan mandiri dan positif. Mereka bukan sekadar minta bantuan, tapi ingin diakui. Kehadiran pemerintah penting sebagai bentuk apresiasi,” tutupnya.

Berita Terkait

203.400 Liter Air Bersih Disalurkan ke 6 Kecamatan, Begini Langkah Dinsos Kabupaten Bogor Tangani Kekeringan Bersama
Citarum: Kisah Sungai Bangkit dari Keterpurukan Menuju Harapan Baru
Pesona Tangkuban Parahu: Menyingkap Legenda dan Keindahan Abadi Tanah Pasundan
Pangandaran: Magnet Abadi di Pesisir Selatan Jawa Barat
Jaipong: Ketika Tubuh Berbicara, Jati Diri Sunda Menggema
Daya Pikat Naskah Sangkuriang: Kisah Legendaris dalam Balutan Modern
Menggali Kembali Naskah Legenda Sangkuriang: Cermin Budaya Nusantara
Pangandaran 2026: Pesona Abadi di Tengah Perubahan Destinasi Wisata
Berita ini 24 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:34 WIB

203.400 Liter Air Bersih Disalurkan ke 6 Kecamatan, Begini Langkah Dinsos Kabupaten Bogor Tangani Kekeringan Bersama

Senin, 20 Juli 2026 - 07:00 WIB

Citarum: Kisah Sungai Bangkit dari Keterpurukan Menuju Harapan Baru

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:00 WIB

Pesona Tangkuban Parahu: Menyingkap Legenda dan Keindahan Abadi Tanah Pasundan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:00 WIB

Pangandaran: Magnet Abadi di Pesisir Selatan Jawa Barat

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:01 WIB

Jaipong: Ketika Tubuh Berbicara, Jati Diri Sunda Menggema

Berita Terbaru