Gotong Royong Rawat Lansia, BAZNAS dan Warga Ciborelang Tunjukkan Kepedulian Sosial

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 6 Oktober 2025 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAJALENGKA – Di tengah kehidupan modern yang serba cepat, nilai gotong royong dan kepedulian sosial ternyata masih hidup kuat di tengah masyarakat Desa Ciborelang, Kabupaten Majalengka. Hal itu terlihat dari aksi bersama warga dan BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam membantu Mak Tuti (75), seorang lansia yang hidup sebatang kara dan tengah sakit.

‎Kisah Mak Tuti menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara lembaga dan masyarakat dapat menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan. Pada 30 September 2025, Tim BAZNAS Majalengka berkunjung langsung ke rumah sederhana Mak Tuti untuk menyalurkan bantuan sembako, pampers, dan kebutuhan harian lainnya.

‎Tak berhenti sampai di situ, pada 3 Oktober 2025, tim BAZNAS kembali datang dengan membawa bantuan biaya kesehatan guna mendukung perawatan Mak Tuti di rumah. Bantuan ini disalurkan sebagai bagian dari program kemanusiaan BAZNAS yang menyasar warga rentan di berbagai wilayah Majalengka.

‎Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri, mengatakan bahwa aksi ini bukan semata pemberian bantuan, melainkan wujud nyata dari semangat kebersamaan untuk saling menjaga antarwarga.

‎“Kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian itu harus ditumbuhkan bersama. Pemerintah desa, masyarakat, dan BAZNAS harus saling bersinergi agar tidak ada warga yang terabaikan,” ujar Agus Asri Sabana, Senin (06/10/2025).

‎Kepedulian juga datang dari Kasipel Desa Ciborelang yang bersama keluarganya turut membantu kebutuhan sehari-hari Mak Tuti. Ia bahkan meminta anaknya untuk secara rutin memantau kondisi Mak Tuti dan memastikan asupan makan serta kebersihannya terjaga.

‎“Kami hanya ingin memastikan beliau tetap mendapatkan perhatian. Ini tanggung jawab kemanusiaan kita bersama,” ujarnya dengan tulus.

‎Aksi kecil yang dilakukan secara gotong royong ini menjadi bukti bahwa kolaborasi sosial mampu menjadi solusi nyata bagi persoalan kemanusiaan di tingkat desa. BAZNAS Majalengka berharap semangat seperti ini terus menyebar ke berbagai wilayah, agar semakin banyak masyarakat yang terinspirasi untuk peduli.

‎“Sekalipun bantuan yang diberikan tidak besar, kepedulian dan empati adalah energi yang tak ternilai. Itulah semangat Majalengka yang berkeadaban dan berempati,” tutup Agus Asri.(Defri / Jay)

Berita Terkait

Jaipong: Ketika Tubuh Berbicara, Jati Diri Sunda Menggema
Daya Pikat Naskah Sangkuriang: Kisah Legendaris dalam Balutan Modern
Menggali Kembali Naskah Legenda Sangkuriang: Cermin Budaya Nusantara
Pangandaran 2026: Pesona Abadi di Tengah Perubahan Destinasi Wisata
Lutung Kasarung: Pesan Cinta, Kesetiaan, dan Kekuatan Perempuan Sunda
Dinas Sosial Kabupaten Bogor Mengucapkan Selamat Hari Jadi Bogor 544
UNEX 2026 Dorong Lahirnya Entrepreneur Muda Berdaya Saing Global
Siap Kerja! Siswa SMK Bina Karya 2 Karawang Kantongi Sertifikasi Painting dari Isuzu
Berita ini 18 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:01 WIB

Jaipong: Ketika Tubuh Berbicara, Jati Diri Sunda Menggema

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:00 WIB

Daya Pikat Naskah Sangkuriang: Kisah Legendaris dalam Balutan Modern

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:29 WIB

Menggali Kembali Naskah Legenda Sangkuriang: Cermin Budaya Nusantara

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:29 WIB

Pangandaran 2026: Pesona Abadi di Tengah Perubahan Destinasi Wisata

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:28 WIB

Lutung Kasarung: Pesan Cinta, Kesetiaan, dan Kekuatan Perempuan Sunda

Berita Terbaru

Seorang penari Jaipong dengan kostum tradisional yang cerah menampilkan kelenturan gerak tubuhnya, memancarkan pesona dan semangat khas budaya Sunda yang dinamis dan ekspresif. Pertunjukan ini menjadi simbol hidupnya warisan budaya di tengah arus modernisasi.

Info Jabar

Jaipong: Ketika Tubuh Berbicara, Jati Diri Sunda Menggema

Selasa, 14 Jul 2026 - 07:01 WIB