Kondisi Bangunan SDN Tanjungpakis II Memprihatinkan, Diduga Dana BOS 2025 Tak Terealisasi Optimal

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG– Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tanjungpakis II yang berlokasi di Desa Tanjungpakis, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, menuai keprihatinan dari para orang tua wali murid. Pasalnya, sejumlah bagian gedung sekolah tampak mengalami kerusakan berat, sehingga memunculkan pertanyaan terkait realisasi anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana yang bersumber dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2025.

Berdasarkan laporan pertanggungjawaban keuangan sekolah, anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana SDN Tanjungpakis II tercatat sebesar Rp5.856.000 pada tahap pertama dan Rp11.564.000 pada tahap kedua. Dengan demikian, total anggaran pemeliharaan yang dialokasikan mencapai Rp17.420.000.

Salah seorang orang tua murid yang enggan disebutkan namanya, berinisial RM, mengaku heran melihat kondisi bangunan sekolah yang dinilainya jauh dari kata layak, sementara anggaran pemeliharaan tercatat dalam laporan keuangan sekolah.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat prihatin. Kondisi bangunan sekolah banyak yang rusak berat. Tembok sudah hancur, atap rusak, plafon bolong di sana-sini, dan fasilitas siswa pun terlihat tidak terawat. Kalau memang ada anggaran pemeliharaan dari Dana BOS, ke mana realisasinya?” ungkap RM, Senin (…).

RM mempertanyakan apakah pemerintah daerah maupun pihak sekolah benar-benar mengalokasikan dan menggunakan anggaran pemeliharaan sebagaimana mestinya. Ia menilai kondisi fisik sekolah saat ini tidak mencerminkan adanya perawatan rutin.

“Silakan lihat langsung kondisi sekolahnya. Sangat memprihatinkan. Kami berharap Pemerintah Kabupaten Karawang bisa turun langsung meninjau keadaan ini, agar segera ada perbaikan gedung dan fasilitas belajar siswa lebih diperhatikan,” tambahnya.

Tak hanya itu, RM juga mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang serta aparat penegak hukum untuk segera melakukan audit dan investigasi menyeluruh terhadap pengelolaan Dana BOS di SDN Tanjungpakis II.

Langkah tersebut dinilai penting guna memastikan pengelolaan Dana BOS berjalan secara transparan dan akuntabel, serta benar-benar digunakan untuk kepentingan dan kenyamanan peserta didik.

Sementara itu, Kepala SDN Tanjungpakis II, Junaedi, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp, mengakui bahwa kondisi bangunan sekolah memang mengalami banyak kerusakan. Namun, ia menyebutkan bahwa perbaikan telah mulai dilakukan secara bertahap.

“Perbaikan sudah dalam pengerjaan, meskipun sedikit demi sedikit,” ujarnya singkat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang terkait dugaan belum optimalnya realisasi Dana BOS untuk pemeliharaan sarana dan prasarana di SDN Tanjungpakis II.
(wins)

Berita Terkait

Pangandaran: Magnet Bahari yang Tak Lekang Diterpa Waktu
Pangandaran: Magnet Abadi di Pesisir Selatan Jawa Barat
Pesona Abadi Hutan Lindung Ciremai: Napak Tilas Konservasi dan Kearifan Lokal
Lutung Kasarung: Kisah Klasik yang Tetap Relevan di Era Digital
Jejak Kemegahan Pajajaran: Sejarah Kerajaan Sunda yang Terlupakan
Pangandaran 2026: Bukan Sekadar Pantai, Ini Destinasi Gaya Hidup Penuh Pesona
Menggali Kisah Citarum: Dari Ancaman Sampah Hingga Asa Baru
Pangandaran 2026: Menjelajah Pesona Pantai Pasir Putih dan Kehangatan Lokal
Berita ini 33 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 07:00 WIB

Pangandaran: Magnet Bahari yang Tak Lekang Diterpa Waktu

Minggu, 13 September 2026 - 07:01 WIB

Pangandaran: Magnet Abadi di Pesisir Selatan Jawa Barat

Kamis, 10 September 2026 - 07:00 WIB

Pesona Abadi Hutan Lindung Ciremai: Napak Tilas Konservasi dan Kearifan Lokal

Senin, 7 September 2026 - 07:03 WIB

Lutung Kasarung: Kisah Klasik yang Tetap Relevan di Era Digital

Sabtu, 5 September 2026 - 07:00 WIB

Jejak Kemegahan Pajajaran: Sejarah Kerajaan Sunda yang Terlupakan

Berita Terbaru

Pers Rilis

CATL Mulai Uji Coba Produksi Sel Baterai di Hungaria

Rabu, 23 Sep 2026 - 13:16 WIB