Pembagian Rapor di SMK Negeri 2 Sumedang Didampingi Orang Tua Murid Ada Perjanjian di Atas Materai

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 27 Juni 2025 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMEDANG – Pembagian rapor kelas X dan XI di  SMK Negeri 2 Sumedang didampingi oleh orang tua siswa, Kamis,  26/06/2025.

Berdasarkan undangan, Orang tua siswa wajib hadir karena ada pernyataan untuk orang tua murid yang harus di tandatangani di atas materai.

Pembagian rapor di kelas Xl PPLG 3, di mulai sambutan Wali Kelas  Ahmad Aripin,M.Kom. ia mengajak orang tua bekerja sama mendididik dan menerapkan kedisiplinan kepada anak.

Semua itu, kata ia, untuk mewujudkan Gapura Panca Waluya, membentuk anak cageur bageur , bener, pinter tur singer,

Orang tua murid harus lebih memperhatikan penerapan jam malam bagi peserta didik, jam 9 malam harus sudah ada di rumah .

Orang tua murid sangat mendukung penerapan jam malam bagi peserta didik
utuk mewejudkan generasi Panca Waluya.

Teknis pembagian rapor itu sendiri,
orang tua hadir mendampingi anaknya membawa rapor, setiap kelasnya 18 siswa 18 orang tua.

Surat pernyataan ditandatangani di atas materai sehingga orang tua diberitahukan untuk membawa sebuah materai.

Diberitahukan juga Libur semester genap mulai tgl 30 Juni s.d.12 Juli 2025. Awal masuk tahun ajaran 2025/2026 pada tgl 14 Juli 2025.

Di tempat terpisah, Wakasek Kurikulum Supandi S.Pd menyampaikan semua jajaran pengajar SMK Negeri 2 Sumedang akan terus mewujudkan  Gapura Panca Waluya.

Hal itu sesuai debgan  intruksi dan perintah yang ketat dari kepala sekolah Dr.H elis Herawati M.Pd untuk selalu bersinergi mewujud kan program ,dan misi visi SMK.

( Siti Kowati ) ***

Berita Terkait

Lutung Kasarung: Kisah Klasik yang Tetap Relevan di Era Digital
Jejak Kemegahan Pajajaran: Sejarah Kerajaan Sunda yang Terlupakan
Pangandaran 2026: Bukan Sekadar Pantai, Ini Destinasi Gaya Hidup Penuh Pesona
Menggali Kisah Citarum: Dari Ancaman Sampah Hingga Asa Baru
Pangandaran 2026: Menjelajah Pesona Pantai Pasir Putih dan Kehangatan Lokal
Citarum Memanggil: Refleksi Sungai Kehidupan di Jantung Jawa Barat
Menggali Kembali Legenda Sangkuriang: Cermin Budaya dan Adaptasi Zaman
Jaipong: Getaran Pesona Gerak Dinamis Kebanggaan Tanah Pasundan
Berita ini 72 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 07:03 WIB

Lutung Kasarung: Kisah Klasik yang Tetap Relevan di Era Digital

Sabtu, 5 September 2026 - 07:00 WIB

Jejak Kemegahan Pajajaran: Sejarah Kerajaan Sunda yang Terlupakan

Selasa, 1 September 2026 - 07:00 WIB

Pangandaran 2026: Bukan Sekadar Pantai, Ini Destinasi Gaya Hidup Penuh Pesona

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Menggali Kisah Citarum: Dari Ancaman Sampah Hingga Asa Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:02 WIB

Pangandaran 2026: Menjelajah Pesona Pantai Pasir Putih dan Kehangatan Lokal

Berita Terbaru