Putra Pajajaran Kembali Tumpahkan Bantuan Kali Ini Sasarannya Para Jompo dan Marbot

Putra Pajajaran akan rutin menberikan bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu, terutama setiap hari Jum'at.

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 11 Juli 2025 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantuan kali ini, berupa beras sebanyak 5 kg dan sembako lainnya kepada 50 penerima manfaat kebanyakan para jompo dan Marbot atau pengurus masjid.( Dok.Hallojabar.com / Dody Nsh )

Bantuan kali ini, berupa beras sebanyak 5 kg dan sembako lainnya kepada 50 penerima manfaat kebanyakan para jompo dan Marbot atau pengurus masjid.( Dok.Hallojabar.com / Dody Nsh )

SUMEDANG – Putra Pajajaran Enterprise yang mengelola Pasar Malam Tanjungsari, kembali menumpahkan bantuan kepada masyarakat kurang beruntung di wilayah sekitar itu.

Bantuan kali ini, berupa beras sebanyak 5 kg dan sembako lainnya kepada 50 penerima manfaat kebanyakan para jompo dan Marbot atau pengurus masjid.

Menurut rencana, Putra Pajajaran akan rutin menberikan bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu, terutama setiap hari Jum’at.

Belum setengah bulan berjalan Pasar Malam di Alun-Alun Tanjungsari, sedikitnya Putra Pajaran telah menurunkan tiga kali bantuan.

Saat pembukaan acara, Putra Pajajaran membagikan sembako kepada 50 anak yatim dan jompo, disusul hari ini Jumat (4/07/2025) pembagian beras ke 40 sasaran.

Pemberian beras, waktu itu, diserahkan langsung Dhyra Wafa Fadilla selaku Owner Putra Pajajaran Enterprise kepada penerima manpaat.

Dikatakan pihak panitia, Putra Pajajaran tidak akan mementingkan diri sendiri, namun berbagi kemakmuran dengan para UMKM dan pelaku bisnis warga.

Mudah-mudahan, katanya, dengan berbagi semua bisa merasakan rejeki dan rejeki kita pun bisa bertambah, itulah makna berbagi.

Salah seorang penerima manfaat, ibu Tita dari Dusun Sisi ,mengucapkan hatur nuhun pisan  kepada Pak Rijal selaku Ketua Pelaksana.

” Hatur nuhun, abdi dibantos, mudah-mudahan tambah rejekinya, ” kata Bu Tita seusai menerima bantuan. ( Dody Nsh ) ***

Berita Terkait

Lutung Kasarung: Kisah Legendaris dari Hutan Parahyangan yang Abadi
Lirikan Mata Jaipongan: Menari Melawan Zaman, Melestarikan Identitas Sunda
BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik
Menggali Kembali Naskah Kuno Sangkuriang: Sebuah Kisah Abadi yang Relevan
Pangandaran: Magnet Bahari yang Tak Lekang Diterpa Waktu
Pangandaran: Magnet Abadi di Pesisir Selatan Jawa Barat
Pesona Abadi Hutan Lindung Ciremai: Napak Tilas Konservasi dan Kearifan Lokal
Lutung Kasarung: Kisah Klasik yang Tetap Relevan di Era Digital
Berita ini 65 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:03 WIB

Lutung Kasarung: Kisah Legendaris dari Hutan Parahyangan yang Abadi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Lirikan Mata Jaipongan: Menari Melawan Zaman, Melestarikan Identitas Sunda

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik

Senin, 28 September 2026 - 07:02 WIB

Menggali Kembali Naskah Kuno Sangkuriang: Sebuah Kisah Abadi yang Relevan

Kamis, 17 September 2026 - 07:00 WIB

Pangandaran: Magnet Bahari yang Tak Lekang Diterpa Waktu

Berita Terbaru