Resmi : Idul Fitri 2005 Senin 31 Maret 2025

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 29 Maret 2025 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HalloJabar.Hasil Sidang Isbat yang beerlangsung Auditorium KH. M. Rasjidi di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (29/3/2025) menetapkan 1 syawal jatuh hari Senin , 31 Maret 2025 berarti Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hirjiah bertepatan pada hari Senin, 31 Maret 2025.

Menurut Menteri Agama Nasaruddin Umar ,posisi hilal wilayah Indonesia yang tidak memenuhi kriteria MABIMS, serta tidak adanya laporan hilal terlihat, maka disepakati bahwa tanggal 1 Syawal 1446 H jatuh pada hari Senin, 31 Maret 2025 Masehi.

Berdasarkan laporan rukyat dari seluruh Indonesia, dipastikan hilal masih di bawah ufuk dengan ketinggian berkisar minus 3 derajat 15 menit 47 detik sampai dengan minus 1 derajat 4 menit 57 detik.Oleh karena itu, puasa disempurnakan menjadi 30 hari dan 1 Syawal 1446 H atau Lebaran jatuh pada 31 Maret 2025.

Dengan keputusan tersebut, tidak ada perbedaan lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah antara organisasi masyarakat Islam, baik Muhammadiyah yang menggunakan metode hisab, maupun Nahdlatul Ulama (NU) yang menggunakan metode rukyat.

NU dan Muhammadiyah serentak tanggal 31 Maret 2025

Sementara itu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi menetapkan awal Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1446 Hijriah berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah,Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H jatuh pada Senin, 31 Maret 2025.

Keputusan tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Pimpinan Pusat Muhammadiyah terkait Maklumat NOMOR 1/MLWI.OFF12025 tentang “Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1446 H” yang dilaksanakan pada Rabu, 12 Februari 2025.

Disisi lain, Lembaga Falakiyah NU telah mengeluarkan perhitungan bahwa Idul Fitri 1446 Hijriah akan jatuh pada Senin (31/3/2025).

Ketua Lembaga Falakiyah NU KH Sirril Wafa mengatakan, ijtimak Bulan dan Matahari akan terjadi pada Sabtu (29/3/2025) pukul 17.58.27 WIB.

Ijtimak atau konjungsi Bulan–Matahari adalah sejajarnya Matahari dan Bulan dalam satu garis bujur ekliptika yang sama secara geosentrik (haqiqy) jika ditinjau dari titik pusat Bumi (bukan permukaan Bumi). (dr/im)

Berita Terkait

Citarum: Kisah Sungai Bangkit dari Keterpurukan Menuju Harapan Baru
Pesona Tangkuban Parahu: Menyingkap Legenda dan Keindahan Abadi Tanah Pasundan
Pangandaran: Magnet Abadi di Pesisir Selatan Jawa Barat
Jaipong: Ketika Tubuh Berbicara, Jati Diri Sunda Menggema
Daya Pikat Naskah Sangkuriang: Kisah Legendaris dalam Balutan Modern
Menggali Kembali Naskah Legenda Sangkuriang: Cermin Budaya Nusantara
Pangandaran 2026: Pesona Abadi di Tengah Perubahan Destinasi Wisata
Lutung Kasarung: Pesan Cinta, Kesetiaan, dan Kekuatan Perempuan Sunda
Berita ini 77 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 07:00 WIB

Citarum: Kisah Sungai Bangkit dari Keterpurukan Menuju Harapan Baru

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:00 WIB

Pesona Tangkuban Parahu: Menyingkap Legenda dan Keindahan Abadi Tanah Pasundan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:00 WIB

Pangandaran: Magnet Abadi di Pesisir Selatan Jawa Barat

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:01 WIB

Jaipong: Ketika Tubuh Berbicara, Jati Diri Sunda Menggema

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:00 WIB

Daya Pikat Naskah Sangkuriang: Kisah Legendaris dalam Balutan Modern

Berita Terbaru