Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 Bupati Dony Ahmad Munir Bacakan Amanat Kapolri

" Polri bukan hanya pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam arti klasik, namun kini bergerak aktif menjadi mitra strategis dalam pembangunan," pesan Kapolri.

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 2 Juli 2025 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMEDANG – Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 Tingkat Kabupaten Sumedang digelar di Lapangan Upacara Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS) Selasa, (1/7/2025)

Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir yang membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Amanat dibacakan di hadapan peserta upacara mulai dari unsur Forkopimda, aparat TNI-Polri, ASN, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.

“Polri untuk Masyarakat”, sebagai wujud nyata komitmen institusi Kepolisian dalam mendukung program-program pemerintah dan mendampingi masyarakat menuju Indonesia Maju.

“Polri bukan hanya pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam arti klasik, namun kini bergerak aktif menjadi mitra strategis dalam pembangunan,” pesan Kapolri.

Program unggulan Polri selama setahun terakhir yang mencerminkan peran aktif dalam menopang Asta Cita Pemerintah, diantaranya pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polri.

Penanaman jagung untuk ketahanan pangan nasional, perekrutan Bintara dengan kompetensi khusus bidang pertanian, peningkatan kesetaraan gender.

Penempatan Polwan di jabatan strategis dan pembentukan desk khusus pencegahan korupsi, pemberantasan Narkoba dan premanisme

Selain itu, lanjutnya, Polri juga aktif dalam kegiatan sosial seperti bhakti sosial dan pelayanan kesehatan masyarakat sebagai wujud pengabdian nyata di tengah rakyat.

“Polri harus terus menempatkan diri sebagai bagian dari solusi. Kita ingin hadir di setiap denyut kehidupan masyarakat, memberi rasa aman sekaligus harapan,” tegas Kapolri dalam amanatnya.

Dalam momen penuh kehormatan tersebut, turut diserahkan pula penghargaan Satyalancana Bintang Bhayangkara Nararya kepada enam anggota Polri yang dinilai ‘unggul’ dalam Menjalankan tugasnya.

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian tanpa cacat dan kontribusi yang signifikan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta menjadi teladan bagi rekan sejawat.

Upacara diakhiri dengan sesi foto bersama dan pemotongan tumpeng oleh Bupati bersama Forkopimda sebagai ungkapan rasa syukur dan doa untuk kemajuan Polri. ( Siti Kowati ) ***

Berita Terkait

Lutung Kasarung: Kisah Legendaris dari Hutan Parahyangan yang Abadi
Lirikan Mata Jaipongan: Menari Melawan Zaman, Melestarikan Identitas Sunda
BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik
Menggali Kembali Naskah Kuno Sangkuriang: Sebuah Kisah Abadi yang Relevan
Pangandaran: Magnet Bahari yang Tak Lekang Diterpa Waktu
Pangandaran: Magnet Abadi di Pesisir Selatan Jawa Barat
Pesona Abadi Hutan Lindung Ciremai: Napak Tilas Konservasi dan Kearifan Lokal
Lutung Kasarung: Kisah Klasik yang Tetap Relevan di Era Digital
Berita ini 15 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:03 WIB

Lutung Kasarung: Kisah Legendaris dari Hutan Parahyangan yang Abadi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Lirikan Mata Jaipongan: Menari Melawan Zaman, Melestarikan Identitas Sunda

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik

Senin, 28 September 2026 - 07:02 WIB

Menggali Kembali Naskah Kuno Sangkuriang: Sebuah Kisah Abadi yang Relevan

Kamis, 17 September 2026 - 07:00 WIB

Pangandaran: Magnet Bahari yang Tak Lekang Diterpa Waktu

Berita Terbaru

Berbagai ramuan jamu tradisional Indonesia dengan bahan-bahan alami seperti kunyit, jahe, dan temulawak siap disajikan, menunjukkan kekayaan warisan herbal Nusantara. Minuman sehat ini kian digemari sebagai pilihan gaya hidup modern.

Lifestyle

Jamu Tak Cuma Warisan Leluhur, Tapi Gaya Hidup Masa Depan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 07:31 WIB