Waspada Bencana Lereng: Longsor Bandung Barat Tewaskan Satu Warga, Kerugian Belum Tercatat

BNPB dan BPBD bertindak cepat tangani dampak longsor Lembang, perkuat deteksi dini, imbau masyarakat tingkatkan kesiapsiagaan komunitas di musim hujan

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 8 Juli 2025 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim BPBD Kabupaten Bandung Barat melakukan assessment kaji cepat dan distribusi logistik di lokasi terdampak. (Dok. BPBD Kab. Bandung Barat)

Tim BPBD Kabupaten Bandung Barat melakukan assessment kaji cepat dan distribusi logistik di lokasi terdampak. (Dok. BPBD Kab. Bandung Barat)

HUJAN deras mengguyur kawasan perbukitan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, sejak Sabtu siang menyebabkan pergerakan tanah di Kampung Cisalasih yang dikenal rawan longsor.

Longsor yang terjadi sekitar pukul 18.15 WIB tersebut menimpa satu rumah hingga rusak berat serta mengancam tiga rumah lainnya di lokasi yang sama.

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), peristiwa ini menimpa langsung empat kepala keluarga atau sebelas jiwa warga setempat.

Seorang warga dinyatakan meninggal dunia akibat tertimbun material longsor, sementara tidak ditemukan korban luka-luka maupun warga yang mengungsi.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan pihaknya telah menerima laporan lengkap dari BPBD Jawa Barat.

“Kami pastikan situasi di lokasi kini kondusif, tidak ada potensi longsor susulan, meski masyarakat tetap kami imbau waspada,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Pemerintah daerah cepat lakukan kaji cepat dan salurkan bantuan logistik

BPBD Provinsi Jawa Barat bersama BPBD Kabupaten Bandung Barat langsung mengerahkan tim untuk melakukan kaji cepat situasi di Kampung Cisalasih pascalongsor.

Tim gabungan berkoordinasi dengan aparat pemerintah desa serta menyalurkan bantuan logistik darurat dan peralatan kepada warga yang terdampak bencana.

Dukungan psikososial bagi keluarga korban juga diberikan oleh BPBD termasuk pelayanan takziah ke rumah duka untuk mendampingi pihak keluarga korban meninggal.

Hingga kini pendataan terhadap kerusakan bangunan dan perkiraan kerugian material akibat bencana masih berlangsung di lapangan oleh tim pendataan BPBD.

Abdul Muhari menegaskan BNPB terus memantau situasi dan mendukung langkah penanganan darurat yang dilakukan pemerintah daerah secara berkesinambungan.

BNPB imbau masyarakat perbukitan tingkatkan kesiapsiagaan di musim hujan

BNPB mengingatkan masyarakat di kawasan lereng perbukitan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana hidrometeorologi selama periode musim hujan berlangsung.

Abdul Muhari menyampaikan pentingnya deteksi dini, pelaporan cepat, serta kesiapsiagaan komunitas sebagai kunci untuk meminimalkan korban jiwa maupun kerugian.

“Kesadaran masyarakat berperan besar untuk mencegah jatuhnya korban dalam peristiwa-peristiwa serupa di kemudian hari,” jelasnya saat dihubungi wartawan.

Masyarakat diharapkan segera melaporkan tanda-tanda pergerakan tanah seperti retakan di permukaan dan pohon miring ke posko siaga terdekat untuk ditindaklanjuti.

BNPB juga terus menyosialisasikan langkah mitigasi sederhana melalui kanal media sosial resmi sebagai bagian dari edukasi publik menghadapi musim hujan panjang.***

 

Berita Terkait

Jaipong: Ketika Tubuh Berbicara, Jati Diri Sunda Menggema
Daya Pikat Naskah Sangkuriang: Kisah Legendaris dalam Balutan Modern
Menggali Kembali Naskah Legenda Sangkuriang: Cermin Budaya Nusantara
Pangandaran 2026: Pesona Abadi di Tengah Perubahan Destinasi Wisata
Lutung Kasarung: Pesan Cinta, Kesetiaan, dan Kekuatan Perempuan Sunda
Dinas Sosial Kabupaten Bogor Mengucapkan Selamat Hari Jadi Bogor 544
UNEX 2026 Dorong Lahirnya Entrepreneur Muda Berdaya Saing Global
Siap Kerja! Siswa SMK Bina Karya 2 Karawang Kantongi Sertifikasi Painting dari Isuzu
Berita ini 19 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:01 WIB

Jaipong: Ketika Tubuh Berbicara, Jati Diri Sunda Menggema

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:00 WIB

Daya Pikat Naskah Sangkuriang: Kisah Legendaris dalam Balutan Modern

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:29 WIB

Menggali Kembali Naskah Legenda Sangkuriang: Cermin Budaya Nusantara

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:29 WIB

Pangandaran 2026: Pesona Abadi di Tengah Perubahan Destinasi Wisata

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:28 WIB

Lutung Kasarung: Pesan Cinta, Kesetiaan, dan Kekuatan Perempuan Sunda

Berita Terbaru

Seorang penari Jaipong dengan kostum tradisional yang cerah menampilkan kelenturan gerak tubuhnya, memancarkan pesona dan semangat khas budaya Sunda yang dinamis dan ekspresif. Pertunjukan ini menjadi simbol hidupnya warisan budaya di tengah arus modernisasi.

Info Jabar

Jaipong: Ketika Tubuh Berbicara, Jati Diri Sunda Menggema

Selasa, 14 Jul 2026 - 07:01 WIB