SMAN 2 Rajagaluh Majalengka dilanda banjir

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 10 Februari 2025 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HalloJabar.Meskipun hujan melanda Desa Cisetu dan Cipinang, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka berlangsung Minggu (9/2) hanya beberapa jam dari pukul 13.00 – 20.00 namun bangunan banyak mengalami kerusakan , salah satunya SMAN 2 Rajagaluh Majalengka.

Akibat hujan deras tersebut, SMA 2 Majalengka mengalami kerusakan parah. Tiga ruang kelas rusak serius, dinding kelas jebol hingga fasilitas sekolah juga rusak.

Untung saja tidak ada korban, karena kejadian banjir tersebut jam 7 malam. Namun sekolah mengalami kerugian materiel ditaksir mencapai sekitar Rp600 jutaan.

Menurut Kepala Dusun Desa Cisetu, Yosi Permana, meskipun terkena banjir kegiatan sekolah SMA 2 Majalengka tidak terganggu. “Mungkin libur 2 atau 3 hari lalu belajar lagi,” ujar Yosi Permana.

Dijadwalkan Senin (10/2) mulai pembersihkan ruamh kelas atau fasilitas yang tergenang air, dan mulai Rabu (12/2) sekolah mulai aktif lagi. Sedangka 3 kelas yang rusak akan dipindahkan ke kelas yang kosong.

Terendam satu meter.

Dari data yang diterima, banjir di permukiman warga di Desa Cisetu, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, terendam air dengan ketinggian hingga satu meter.

Selain sekolah yang rusak juga beberapa rumah tergerus banjir. Terlihat beberapa peralatan rumah tangga tergenang diarea banjir.

Sejumlah warga terlihat di tepi jalan karena banjir sudah meluap ke jalan raya, sedangkan yang tidak terdampak menunggu di emperan rumah.(dr)

 

 

Berita Terkait

Mengusung Visi Agrowisata dan Pelayanan Modern, Warendi Siap Membawa Desa Menuju Mandiri dan Sejahtera
Lutung Kasarung: Kisah Legendaris dari Hutan Parahyangan yang Abadi
Lirikan Mata Jaipongan: Menari Melawan Zaman, Melestarikan Identitas Sunda
BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik
Menggali Kembali Naskah Kuno Sangkuriang: Sebuah Kisah Abadi yang Relevan
Pangandaran: Magnet Bahari yang Tak Lekang Diterpa Waktu
Pangandaran: Magnet Abadi di Pesisir Selatan Jawa Barat
Pesona Abadi Hutan Lindung Ciremai: Napak Tilas Konservasi dan Kearifan Lokal
Berita ini 152 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Mengusung Visi Agrowisata dan Pelayanan Modern, Warendi Siap Membawa Desa Menuju Mandiri dan Sejahtera

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:03 WIB

Lutung Kasarung: Kisah Legendaris dari Hutan Parahyangan yang Abadi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Lirikan Mata Jaipongan: Menari Melawan Zaman, Melestarikan Identitas Sunda

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik

Senin, 28 September 2026 - 07:02 WIB

Menggali Kembali Naskah Kuno Sangkuriang: Sebuah Kisah Abadi yang Relevan

Berita Terbaru