SUMEDANG – Penggunaan anggaran sebesar Rp 300 juta oleh Pemkab Majalengka untuk publikasi di satu media nasional memicu pertanyaan tentang prioritas dan efektivitas penggunaan dana publik itu.
Betmen, aktivis sekaligus Sekertaris IWOI Kabupaten Majalengka mengatakan. “Apakah publikasi dengan anggaran yang fantastis ini berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat?”
Dalam konteks ini, penting untuk mempertimbangkan apakah anggaran tersebut digunakan untuk tujuan yang tepat dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Majalengka.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
LOTTE Chemical Indonesia, Milliken, dan Tederic Gelar Seminar tentang Solusi Polipropilena Mutakhir
iQIYI Resmi Memulai Produksi Serial Original Lokal Pertama di Indonesia, Menggandeng Telkomsel

SCROLL TO RESUME CONTENT
Betmen pun mempertanyakan susi transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran ini.
“Apakah ada alternatif lain yang lebih efektif untuk mencapai tujuan yang sama, tanpa harus mengenyampingkan aspek sosial bagi wartawan lokal yang ada di Majalengka,” katanya
Betmen berharap kepada pemerintahan kabupaten Majalengka bisa mempertimbangkan persoalan-persoalan tadi.
Baca Juga:
Terbuka dan Inklusif, Haikou Semakin Cepat Berkembang sebagai Pusat Seni Pertunjukan Internasional
Savaya Group Luncurkan Zumana, Destinasi Tepi Pantai Terbaru di Kawasan Ikonik Pantai Kuta
“Pemkab Majalengka harus dapat memastikan bahwa penggunaan anggaran publikasi ini memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan sesuai dengan kebutuhan daerah, ” imbuhnya.
Transparansi dan komunikasi yang jelas tentang penggunaan anggaran ini juga penting untuk membangun kepercayaan publik.
Terakhir ia menegaskan, hasil diskusi dengan Ketua IWO Indonesia Kabupaten Majalengka, Pihaknya akan bersurat ke Pemkab Majalengka.
“Atas hasil diskusi dengan Fahmi Ketua IWOI Majalengka, maka organisasi DPD IWO Indonesia akan mengirimkan surat audensi ke Bupati Majalengka”.tutupnya.
Baca Juga:
( Abdul Haris ) ***






