Anggaran Publikasi ke Satu Media Senilai Rp.300 Juta Bikin Betmen IWOI Majalengka Berpaling Wajah

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 29 Juni 2025 - 06:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekertaris IWOI Majalengka berpaling wajah saat menyikapi anggaran Rp.300 Juta ke satu media, lantas media lokal gak dihargai ? ( Dok.Hallojabar.com / Abdul Haris )

Sekertaris IWOI Majalengka berpaling wajah saat menyikapi anggaran Rp.300 Juta ke satu media, lantas media lokal gak dihargai ? ( Dok.Hallojabar.com / Abdul Haris )

SUMEDANG – Penggunaan anggaran sebesar Rp 300 juta oleh Pemkab Majalengka untuk publikasi di satu media nasional memicu pertanyaan tentang prioritas dan efektivitas penggunaan dana publik itu.

Betmen, aktivis sekaligus Sekertaris IWOI Kabupaten Majalengka mengatakan. “Apakah publikasi dengan anggaran yang fantastis ini berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat?”

Dalam konteks ini, penting untuk mempertimbangkan apakah anggaran tersebut digunakan untuk tujuan yang tepat dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Majalengka.

Betmen pun mempertanyakan susi transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran ini.

“Apakah ada alternatif lain yang lebih efektif untuk mencapai tujuan yang sama, tanpa harus mengenyampingkan aspek sosial bagi wartawan lokal yang ada di Majalengka,” katanya

Betmen berharap kepada pemerintahan kabupaten Majalengka bisa mempertimbangkan persoalan-persoalan tadi.

“Pemkab Majalengka harus dapat memastikan bahwa penggunaan anggaran publikasi ini memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan sesuai dengan kebutuhan daerah, ” imbuhnya.

Transparansi dan komunikasi yang jelas tentang penggunaan anggaran ini juga penting untuk membangun kepercayaan publik.

Terakhir ia menegaskan, hasil diskusi dengan Ketua IWO Indonesia Kabupaten Majalengka, Pihaknya akan bersurat ke Pemkab Majalengka.

“Atas hasil diskusi dengan Fahmi Ketua IWOI Majalengka, maka organisasi DPD IWO Indonesia akan mengirimkan surat audensi ke Bupati Majalengka”.tutupnya.

( Abdul Haris ) ***

Berita Terkait

Lutung Kasarung: Kisah Legendaris dari Hutan Parahyangan yang Abadi
Lirikan Mata Jaipongan: Menari Melawan Zaman, Melestarikan Identitas Sunda
BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik
Menggali Kembali Naskah Kuno Sangkuriang: Sebuah Kisah Abadi yang Relevan
Pangandaran: Magnet Bahari yang Tak Lekang Diterpa Waktu
Pangandaran: Magnet Abadi di Pesisir Selatan Jawa Barat
Pesona Abadi Hutan Lindung Ciremai: Napak Tilas Konservasi dan Kearifan Lokal
Lutung Kasarung: Kisah Klasik yang Tetap Relevan di Era Digital
Berita ini 13 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:03 WIB

Lutung Kasarung: Kisah Legendaris dari Hutan Parahyangan yang Abadi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Lirikan Mata Jaipongan: Menari Melawan Zaman, Melestarikan Identitas Sunda

Senin, 28 September 2026 - 15:21 WIB

BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik

Senin, 28 September 2026 - 07:02 WIB

Menggali Kembali Naskah Kuno Sangkuriang: Sebuah Kisah Abadi yang Relevan

Kamis, 17 September 2026 - 07:00 WIB

Pangandaran: Magnet Bahari yang Tak Lekang Diterpa Waktu

Berita Terbaru

Berbagai ramuan jamu tradisional Indonesia dengan bahan-bahan alami seperti kunyit, jahe, dan temulawak siap disajikan, menunjukkan kekayaan warisan herbal Nusantara. Minuman sehat ini kian digemari sebagai pilihan gaya hidup modern.

Lifestyle

Jamu Tak Cuma Warisan Leluhur, Tapi Gaya Hidup Masa Depan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 07:31 WIB