Dinas Perkebunan Jabar Akan Kirimkan Bantuan untuk Petani Tembakau Sumedang Tahun 2025

Bantuan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di sentra-sentra tembakau.

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 16 Juli 2025 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama usai acara verifikasi di aula UPTD Dinas Pertanian Tomo, Rabu (16/7/2025).

Foto bersama usai acara verifikasi di aula UPTD Dinas Pertanian Tomo, Rabu (16/7/2025).

SUMEDANG – Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat akan menyalurkan bantuan mesin handsprayer elektrik dan mesin babat rumput.

Bantuan tadi dikhususkan kepada para petani tembakau di Kabupaten Sumedang pada tahun anggaran 2025.

Bantuan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di sentra-sentra tembakau.

Hal ini diungkapkan Asep, staf Dinas Perkebunan Kabupaten Sumedang, usai acara verifikasi di aula UPTD Dinas Pertanian Tomo, Rabu (16/7/2025).

Verifikasi tersebut melibatkan 16 kelompok tani dari lima kecamatan sentra utama tembakau, yaitu Situraja, Wado, Jatigede, Tomo, dan Paseh.

Imas dari Dinas Perkebunan Kabupaten Sumedang, menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat.

” Atas bantuan yang akan diberikan, alat bantu ini sangat dibutuhkan oleh para petani kami,” ujarnya.

Sentra tembakau di wilayah Timur Kabupaten Sumedang tersebar di beberapa wilayah, meliputi Kecamatan Paseh, Tomo, Ujungjaya, Jatigede, Wado, dan Situraja.

Di tempat terpisah, Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Tomo, R. Muhammad Hidayatullah, S.P., M.P., menjelaskan bahwa di wilayah Tomo sendiri terdapat sekitar 484 petani tembakau

Pada data tahun 2024, tersebar di tiga desa: Jembawangi, Darmawangi, dan Marongge. Ia juga mencatat adanya penambahan lahan tembakau di desa Bugel dan Cipeles.

Muhammad Hidayatullah menekankan pentingnya perhatian pemerintah terhadap para petani tembakau agar posisi mereka dapat lebih meningkat

. “Salah satu program kami adalah bagaimana petani tembakau bisa mengolah bahan baku menjadi bahan jadi yang dibutuhkan pabrik atau industri terkait,” paparnya.

Ia mendorong petani untuk tidak hanya terpaku menjual bahan baku, namun juga berinovasi dalam pengolahan.

“Kami mengusulkan kepada dinas kabupaten dan provinsi untuk menurunkan bantuan sarana penunjang alat bantu modern, mulai dari tanam hingga produk bisa diserap pasar atau pabrik.

Ia optimis bahwa dengan inovasi dan dukungan yang tepat, kesejahteraan petani tembakau di Tomo akan meningkat secara signifikan.

( Abdul Haris ) ***

Berita Terkait

Publikasi Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2025
Dengan Tim yang Solid, BPN Cibinong Dapat Tuntaskan 9000 Tunggakan Dalam Waktu Singkat
‎Dunia Jurnalistik Majalengka Berduka, BAZNAS Kenang Dedikasi H. Aras Almuaras
‎Bawaslu Dorong Budaya Hukum di Kampus Lewat Debat Pemilu 2025
‎DPRD Majalengka Gaungkan Kolaborasi Pajak dan Pariwisata untuk Ekonomi Daerah
‎PDIP Majalengka Tegaskan Tak Akan Ajukan PAW Jika Kasasi Hamzah Nasyah Ditolak MA
‎Polres Majalengka Tegaskan Komitmen Tangani Sengketa Lahan Secara Profesional
‎BAZNAS Majalengka Dorong Transformasi Zakat yang Berdampak Nyata
Berita ini 44 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 11 November 2025 - 17:55 WIB

Publikasi Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2025

Jumat, 24 Oktober 2025 - 19:10 WIB

Dengan Tim yang Solid, BPN Cibinong Dapat Tuntaskan 9000 Tunggakan Dalam Waktu Singkat

Selasa, 14 Oktober 2025 - 18:24 WIB

‎Dunia Jurnalistik Majalengka Berduka, BAZNAS Kenang Dedikasi H. Aras Almuaras

Selasa, 14 Oktober 2025 - 17:48 WIB

‎Bawaslu Dorong Budaya Hukum di Kampus Lewat Debat Pemilu 2025

Senin, 13 Oktober 2025 - 23:44 WIB

‎DPRD Majalengka Gaungkan Kolaborasi Pajak dan Pariwisata untuk Ekonomi Daerah

Berita Terbaru